oleh

Perumda Tirta Bhagasasi Sisir Sambungan Ilegal di Cibarusah, Kebocoran Air Jadi Sorotan

Cibarusah, Newsbekasi.id — Perumda Tirta Bhagasasi membentuk tim khusus untuk menertibkan sambungan air ilegal di wilayah Cibarusah. Langkah ini ditempuh menyusul tingginya potensi kehilangan air atau non-revenue water yang dinilai mengganggu distribusi dan merugikan perusahaan daerah tersebut.

Pembentukan tim itu tertuang dalam Surat Tugas Nomor 09 tentang Penertiban Sambungan Ilegal Wilayah Cibarusah. Tim diberi mandat melakukan pendataan, verifikasi lapangan, hingga penindakan terhadap sambungan tanpa izin.

Direksi perusahaan menyebut praktik sambungan ilegal bukan sekadar pelanggaran administratif. Sambungan liar, kata mereka, berpotensi menurunkan tekanan air dan memengaruhi kualitas distribusi ke pelanggan resmi. “Dampaknya bukan hanya pada keuangan perusahaan, tapi juga pada masyarakat yang berhak menerima layanan optimal,” ujar manajemen dalam keterangan tertulis.

Hingga kini, tim telah merampungkan verifikasi lapangan dan tengah menyusun laporan evaluasi. Hasil temuan itu akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan perluasan operasi serupa ke cabang lain di wilayah pelayanan Kabupaten Bekasi.

Adapun penertiban mencakup identifikasi sambungan tidak resmi, sosialisasi prosedur pemasangan legal, serta edukasi kepada warga ihwal pentingnya menjadi pelanggan resmi. Perusahaan menyatakan pendekatan yang ditempuh bersifat persuasif dan mengedepankan aspek humanis.

Wilayah Cibarusah dipilih sebagai titik awal karena dinilai memiliki potensi kebocoran air yang signifikan. Melalui operasi ini, perusahaan menargetkan efisiensi distribusi dan peningkatan kualitas layanan.

Manajemen juga mengimbau warga yang belum terdaftar agar segera mengurus pemasangan resmi. Selain menjamin legalitas, pelanggan resmi disebut berhak atas perawatan jaringan dan kepastian mutu air.

Penertiban ini, menurut perusahaan, menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola serta menjaga keberlanjutan layanan air bersih di Kabupaten Bekasi. (adv)

Komentar

News Feed